Minggu, 06 Maret 2016

cara hidup sehat diabetes


Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakit degenaratif. Walaupun penyakit ini tidak seganas kanker. Akan tetapi apabila terjadi komplikasi dengan penyakit lainnya maka akan mejadi sangat berbahaya. Penyakit ini bila dibiarkan akan menimbulkan penyakit-penyakit yang berakibat fatal seperti kerusakan ginjal, kebutaan, penyakit jantung, serangan otak biasanya diikuti dengan stroke, kerusakan pembuluh-pembuluh darah periperal (biasanya mempengaruhi bagian badan sebelah bawah dan kaki), kerusakan syaraf (neuropati) ini dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh kita termasuk jantung, kaki dan dapat menyebabkan impoten dan kelumpuhan dari perut, dan juga amputasi.
Kemungkinan-kemungkinan timbulnya komplikasi akan diperbesar oleh tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, kurang olahraga, terutama dengan berkurang dan terhambatnya persediaan darah. Untuk mencegah dan menghambat terjadinya komplikasi maka sangat penting untuk berolahraga secara teratur, dan memakan makanan yang seimbang.

Gejala-gejala diabetes mellitus

1. Rasa Haus yang berlebihan
2. Glaikosuria (glukosa dalam urine – air kencing)
3. Tubuh sering terasa lemah dan mengantuk
4. Mudah lelah
5. Luka yang sulit sembuh
6. Penglihatan kurang baik
7. Hyperlaisimia peningkatan kadar gula darah

Diet untuk diabetes mellitus

Pada umumnya banyak yang beranggapan bahwa penderita diabetes tanpa komplikasi dengan penyakit lain dapat mengkomsumsi semua makanan yang rendah kalori. Hal ini memamg benar, tetapi tentu saja dalam batas-batas yang direkomendasikan. Perbedaannya dengan yang sehat adalah pada jumlah porsi konsumsi makanan. Jika serving makanan seperti steak/burger normal berkisar antara 8-12 oz per serving, maka penderita diabetes hanya dapat mengkonsumsi 3 oz.
Di bawah ini ada beberapa makanan yang harus dihindari:
-Makanan yang mengandung pengawet dan sodium, ini termasuk makanan kalengan dan makanan proses seperti mie instant, ikan asin, daging asap, sarden, kornet, telor asin, abon, dll.
-Makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi seperti daging berlemak, gorengan, mentega, dll.
-Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi putih.
Dalam merawat penyakit ini memang kelihatan rumit. Walaupun dapat mengkomsumsi semua makanan akan tetapi harus bisa menghitung dan memilih makanan yang rendah karbohidrat dan rendah kalori. Ini akan sangat membantu dalam metobolisme tubuh di dalam menjaga kestabilan gula darah di dalam tubuh.
Permasalahan yang dihadapi memang tidak sekedar itu, sebab pada umumnya penderita diabetes mengalami matabolisme yang error atau yang dikenal dengan istilah Error of Metabolisme ini akan membuat organ tubuh tidak berfungsi baik bahkan tidak berfungsi sama sekali, salah satu sebab mengapa kadar gula darah meningkat adalah karena ketidak mampuan hati atau liver mengubah glukosa menjadi glikogen atau juga disebabkan sel tidak mampu menggunakan glukosa sebagai energi. Semua itu adalah tugas pankreas untuk mengatur dimana pankreas menghasilkan sel alfa untuk membantu hati menghasilkan glikogen, dan menghasilkan sel beta yang bertugas untuk mengubah glukosa menjadi energi
http://polahidupsehat.net/diabetes-mellitus/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar